Bungo, 15 Oktober 2026 — Menghafal Al-Quran tidak harus dengan target yang banyak setiap hari. Bagi santri Pondok Pesantren Dar El Quran Asri Bungo, ketepatan bacaan, bimbingan langsung dari guru, dan konsistensi dalam mengulang hafalan merupakan hal penting yang perlu diperhatikan.

Ust. Isya menyampaikan bahwa penanaman hafalan Al-Quran sebaiknya dilakukan secara bertahap, dengan target yang disesuaikan dengan panjang ayat dan kemampuan santri. Untuk ayat-ayat yang panjang, tiga ayat sehari sudah cukup, asalkan dihafal dengan benar dan diulang secara berkelanjutan.
Menurutnya, proses menghafal tidak cukup hanya dengan membaca atau mendengarkan ayat berulang kali. Santri perlu mendapatkan contoh langsung dari guru, terutama dalam hal pelafalan huruf, ketepatan makhraj dan tajwid, serta cara berhenti dan memulai kembali bacaan (waqaf dan ibtida’).
“Tidak perlu terlalu banyak menargetkan hafalan setiap hari. Jika ayatnya panjang, tiga ayat sehari sudah cukup. Namun, cara membacanya harus dicontohkan langsung oleh guru, mulai dari pelafalan, panjang pendek bacaan, hingga tempat berhenti yang tepat. Yang terpenting, hafalan benar dan dilakukan secara kontinu,” pesan Ust. Isya.
